Laporan Praktikum Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF)

LAPORAN PRAKTIKUM

RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL (RALF)








Disusun oleh :

Dhita Azhari (2305104010xxx)

Nomor Komputer 27




LABORATORIUM STATISTIK DAN SOSIAL

DEPARTEMEN PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SYIAH KUALA

BANDA ACEH

2025




TINJAUAN PUSTAKA

Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial) adalah rancangan percobaan yang menggabungkan dua atau lebih faktor (peubah bebas) dengan semua kombinasi taraf faktor tersebut dicobakan secara acak pada satuan percobaan yang homogen. Dalam RAL Faktorial, perlakuan merupakan kombinasi dari semua taraf faktor yang ada, dan penempatan perlakuan dilakukan secara acak lengkap tanpa pengelompokan. RAL Faktorial cocok digunakan ketika kondisi lingkungan percobaan dianggap homogen sehingga tidak perlu pengelompokan satuan percobaan.

Tujuan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial) adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh utama dari dua faktor atau lebih beserta interaksi antar faktor tersebut terhadap variabel respons dalam kondisi lingkungan yang homogen. Dengan menggunakan RAL Faktorial, peneliti dapat mengetahui tidak hanya efek masing-masing faktor secara terpisah, tetapi juga bagaimana kombinasi faktor-faktor tersebut saling berinteraksi memengaruhi hasil percobaan. Selain itu, rancangan ini memudahkan pengacakan perlakuan secara lengkap sehingga hasil percobaan dapat dianalisis secara valid dan efisien. Model linear untuk Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL F) dapat dituliskan sebagai berikut:

 Yijk = μ + τi + βj +(τβ)ij+ εijk

i = 1,2,…a, j = 1,2,…b , k = 1,2,…r

dengan:

Yijk   = nilai pengamatan pada A ke-i, B ke-j dan ulangan ke-k

μ        = rata-rata umum

τi       = pengaruh A ke-i

βj       = pengaruh B ke-j

(τβ)ij  = pengaruh interaksi AiBj

εijk    = galat percobaan pada A ke-i, B ke-j dan ulangan ke-k


Kelebihan dari Rancangan Acak Lengkap Faktorial adalah :

1. Dapat menghemat waktu dan biaya

2. Dapat diketahui interaksi 2 faktor dan besar pengaruh utama

Kekurangan dari Rancangan Acak Lengkap Faktorial adalah :

1. Makin banyak faktor yang diteliti, perlakuan kombinasi meningkat

2. Analisis perhitungan lebih sulit


Data Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF)

Analisis

Berikut ini cara menganalisis Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF)

1. Buka aplikasi SPSS 16 dan pastikan sudah ada data yang akan dimasukkan


Setelah dibuka maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. Pada tampilan tersebut ada bagian yang harus diisi yaitu "Data View (tempat untuk mengisi data yang akan diolah)" dan "Variable View (tempat untuk variabel atau sumber keragaman)

2. Mengisi "Variable View"
Pada bagian "variable view" terdapat kolom Name, Decimals, Label dan Values yang harus diisi.
    
a. Mengisi kolom "Name"
Pada kolom "name" diisi "Faktor_A" pada baris 1, "Faktor_B" pada baris 2, "Ulangan" pada baris 3 dan "Hasil" pada baris 4.

b. Mengisi kolom "Decimals" 
Pada kolom "Decimals", pengisian disesuaikan dengan jumlah decimal yang akan kita gunakan, biasanya penggunaan decimal hanya pada bagian "Hasil".

c. Mengisi kolom "Label"
Pada kolom "Label" baris "Faktor_A" disesuaian dengan faktor pada data atau skripsi kita, contoh : Susu (karena Susu merupakan Faktor A).
Pada kolom "Label" baris "Faktor_B" disesuaian dengan faktor pada data atau skripsi kita, contoh : Kacang Hijau (karena Kacang Hijau merupakan Faktor B).

Pada kolom "Label" baris "Hasil" disesuaikan dengan hasil pada data atau skripsi kita, contoh : Kadar Asam Laktat (%)  (karena Kadar Asam Laktat (%) sebagai hasil yang didapatkan).

d. Mengisi kolom "Values"
Pada kolom "Values" baris "Faktor_A" klik hingga muncul tombol titik tiga lalu klik tombol tersebut hingga muncul kotak "Value Labels"

Isi kotak "Value Labels" sesuai dengan faktor pertama pada penelitian atau skripsi kita. Contoh : Value = 1, Labels = A1 = Susu Skim, kemudian klik "Add" dan isi seterusnya hingga semua faktor pertama dimasukkan lalu klik "Ok"

Pada kolom "Values" baris "Faktor_B" klik hingga muncul tombol titik tiga lalu klik tombol tersebut hingga muncul kotak "Value Labels"

Isi kotak "Value Labels" sesuai dengan faktor kedua pada penelitian atau skripsi kita. Contoh : Value = 1, Labels = B1 = 0%, kemudian klik "Add" dan isi seterusnya hingga semua faktor kedua dimasukkan lalu klik "Ok"

Pada kolom "Values" baris "Ulangan" klik hingga muncul tombol titik tiga lalu klik tombol tersebut hingga muncul kotak "Value Labels"

Isi kotak "Value Labels" sesuai dengan jumlah ulangan pada penelitian atau skripsi kita. Contoh : Value = 1, Labels = Ulangan I, kemudian klik "Add" dan isi seterusnya hingga semua ulangan dimasukkan lalu klik "Ok"

3. Mengisi "Data View"

Klik "Data View" pada sudut kiri bawah hingga muncul tampilan seperti gambar dibawah ini

Lalu isi data yang akan diolah pada kolom hasil dan pastikan data berada pada faktor dan ulangan yang tepat. Contoh : Faktor_A 1, Faktor_B 0, Ulangan 1 dan Hasil 1.45. Isi hingga semua hasil telah dimasukkan. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.

4. Menganalisi Data

Klik bagian "Analyze" kemudian pilih "General Linear Model" lalu klik "Univariate"

Lalu akan muncul kotak "Univariate" seperti gambar dibawah ini

a. Mengisi "Dependent Variable"

Klik "Kadar Asam Laktat (%)" (hasil) lalu klik tanda panah pada bagian "Dependent Variable"

b. Mengisi "Fixed Factor (s)"

Klik "Susu (Faktor_A)" lalu klik tanda panah pada bagian "Fixed Factor (s)"

Klik "Kacang Hijau (Faktor_B)" lalu klik tanda panah pada bagian "Fixed Factor (s)"

c. Mengisi "Model"

Klik "Model" pada kotak "Univariate" hingga muncul kotak "Univariate: Model"

Pada "Specify Model" klik "Custom". Setelah itu pada bagian "Build Term(s)" ubah "Type" "Interaction" menjadi "Main Effects", kemudian pada kotak "Factor & Covariates" klik "Faktor_A" dan klik tanda panah pada bagian "Build Term(s)", kemudian klik "Faktor_B" dan klik tanda panah pada bagian "Build Term(s)".

Selanjutnya, klik "Faktor_A" lalu tekan "Shift" dan tombol panah kebawah pada keyboard laptop dan pastikan "Faktor_A" dan "Faktor_B" sudah terblok kemudian pada bagian "Build Term(s)" ubah "Type" "Main Effects" menjadi "Interaction " dan klik tanda panah pada bagian "Build Term(s)" lalu klik "Continue".

d. Mengisi "Post Hoc"

Klik "Post Hoc" pada kotak "Univariate" hingga muncul kotak "Univariate: Post Hoc Multiple Comparison for Observed Means"

Pada bagian "Factor (s)" klik "Faktor_A" lalu pindahkan ke bagian "Post Hoc Test for" dengan mengklik tanda panah dan klik "Faktor_B" lalu pindahkan ke bagian "Post Hoc Test for" dengan mengklik tanda panah juga . Kemudian pada bagian "Equal Variances Assumed" klik kotak "LSD" (untuk Uji BNJ), "Tukey" (untuk Uji BNJ), dan "Duncan" (untuk Uji Duncan) lalu klik "Continue".

e. Mengisi "Options"

Klik "Options" pada kotak "Univariate" hingga muncul kotak "Univariate: Options"

Pada bagian "Factor (s) and Factor Interactions" klik "(OVERALL)" lalu pindahkan ke bagian "Display Means for" dengan mengklik tanda panah. Kemudian pada bagian "Display" klik pada kotak bagian "Descriptive statistics" dan "Homogeneity tests" lalu klik "Continue".

Selanjutnya akan kembali ke kotak "Univariate" dan klik "OK".


Video Analisis


Output




Video Youtube
Referensi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Praktikum Rancangan Acak Kelompok (RAK)

Laporan Praktikum Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF)